Memahami Struktur Jurnal Ilmiah: Panduan Praktis bagi Peneliti


Memahami Struktur Jurnal Ilmiah: Panduan Praktis bagi Peneliti

Jurnal ilmiah merupakan salah satu wadah yang penting bagi peneliti untuk menyebarkan hasil penelitian mereka kepada masyarakat ilmiah. Namun, seringkali peneliti kesulitan dalam memahami struktur jurnal ilmiah yang tepat. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dibahas panduan praktis bagi peneliti dalam memahami struktur jurnal ilmiah.

Pertama-tama, struktur jurnal ilmiah umumnya terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu judul, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil, pembahasan, kesimpulan, dan daftar pustaka. Judul merupakan bagian yang penting karena menjadi representasi dari isi penelitian. Abstrak adalah ringkasan singkat dari seluruh penelitian yang mencakup tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Pendahuluan berisi latar belakang, masalah penelitian, tujuan, dan hipotesis. Metode penelitian menjelaskan tentang desain penelitian, populasi sampel, teknik pengumpulan data, dan analisis data. Hasil adalah tempat untuk menyajikan data dan temuan penelitian. Pembahasan berisi interpretasi dan analisis terhadap hasil penelitian. Kesimpulan adalah rangkuman dari keseluruhan penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya. Terakhir, daftar pustaka berisi referensi yang digunakan dalam penelitian.

Memahami struktur jurnal ilmiah akan membantu peneliti dalam menyusun artikel yang sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan mengikuti panduan praktis ini, diharapkan peneliti dapat lebih mudah dalam menulis dan mempublikasikan hasil penelitian mereka melalui jurnal ilmiah.

Referensi:

1. Prastowo, Andi. 2018. Panduan Praktis Penulisan Artikel Ilmiah. Deepublish.

2. Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

3. Moed, Henk F. et al. 2016. Handbook of Quantitative Science and Technology Research. Springer.