Jurnal akuntansi adalah catatan resmi dari transaksi keuangan yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Jurnal ini memiliki peran yang sangat penting dalam proses akuntansi karena mencatat setiap transaksi yang terjadi, baik itu penerimaan maupun pengeluaran uang. Dalam jurnal akuntansi, setiap transaksi dicatat secara kronologis dan disusun berdasarkan akun-akun yang telah ditentukan sebelumnya.
Contoh jurnal akuntansi biasanya terdiri dari beberapa bagian, yaitu tanggal transaksi, akun yang terlibat, deskripsi transaksi, dan nominal uang yang terlibat. Misalnya, jika suatu perusahaan melakukan pembelian barang dagang sebesar Rp 1.000.000 dengan uang tunai, maka transaksi tersebut akan dicatat dalam jurnal akuntansi sebagai berikut:
Tanggal 1 Januari 2022
Kas (akun 101) Rp 1.000.000
Pembelian Barang Dagang (akun 201) Rp 1.000.000
Penjelasan dari transaksi di atas adalah bahwa perusahaan telah melakukan pembelian barang dagang sebesar Rp 1.000.000 dengan menggunakan uang tunai sejumlah tersebut. Dengan pencatatan transaksi ini, perusahaan dapat melacak setiap pengeluaran dan penerimaan uang yang terjadi selama periode tertentu.
Referensi:
1. Weygandt, Jerry J., Donald E. Kieso, and Paul D. Kimmel. Financial Accounting. John Wiley & Sons, 2015.
2. Siregar, Sofyan. Dasar-Dasar Akuntansi. Salemba Empat, 2017.
3. Mulyadi. Akuntansi Biaya. Salemba Empat, 2019.